Thursday, 17 May 2018 10:45

Ulasan Kegiatan NUDC dan KDMI 2018

Written by
Rate this item
(0 votes)

Ulasan Kegiatan NUDC dan KDMI 2018

NUDC (National University Debating Championship) adalah perlombaan debat tingkat nasional, yang membahas mengenai permasalahan-permasalahan sosial yang sedang beredar, baik nasional maupun internasional. Dalam aplikasinya, setiap peserta harus mengemukakan pendapatnya dalam bahasa Inggris. Debat ini dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh PTN dan PTS diseluruh wilayah Indonesia.

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) adalah perlombaan debat tingkat yang nasional, dimana dalam aplikasinya setiap peserta mengemukakan pendapatnya dalam bahasa Indonesia. Berbeda dengan NUDC, KDMI merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia di tahun 2018 ini. Untuk itu, seluruh peserta tahun ini (diseluruh wilayah Indonesia) merupakan peserta pertama kegiatan KDMI.

Untuk wilayah Sulawesi, kegiatan NUDC dan KDMI dilaksanakan di Kantor Kopertis Wilayah IX, Jl. Bung Km.09 Tamalanrea, Makassar, dan diikuti oleh kurang lebih 72 PTN dan PTS (untuk NUDC) dan 60 PTN dan PTS (untuk KDMI) dari seluruh propinsi.

Kegiatan NUDC menerapkan sistem British Parliamentary (BP), yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau lomba debat antar perguruan tinggi tingkat dunia. Dalam pelaksanaannya NUDC dibagi dalam beberapa sesi. Ada 4 babak penyisihan (Preliminary Round), Octo Final (perdelapan final), Quarter Final (perempat final), Semi Final dan Grand Final. Setelah seluruh peserta mengikuti babak penyisihan, setiap VP (Victory Point) dan Best Speaker Score yang didapat akan diakumulasi dan langsung diurutkan sesuai dengan jumlah nilai yang didapatkan masing-masing universitas dan sekolah tinggi.

Berbeda dengan NUDC, sistem yang digunakan dalam KDMI adalah Asian Parliamentary (AP). Setiap tim diwajibkan untuk mengikuti 3 kali tarung (perdebatan). Dari jumlah kemenangan dan jumlah poin yang dikumpulkan selama mengikuti 3 kali perdebatan tersebut kemudian akan ditentukan tim-tim yang masuk dalam 16 besar. Tim yang berhasil memenangkan pertarungan di babak 16 besar akan masuk dalam 8 besar, kemudian Semi Final dan Grand Final.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa. Selain dapat melatih mahasiswa untuk berpikir kritis terhadap suatu keadaan, kemampuan mahasiswa dalam hal public speaking juga mengalami perkembangan yang signifikan.

Adapun dalam kegiatan NUDC tahun ini, tim STT Jaffray Makassar yang terdiri atas Yosua Tabuni dan Richard Bill Sumigar sebagai debaters serta Suzana Claudia sebagai adjudicator, berhasil menduduki posisi 17 dari 72 universitas dan sekolah-sekolah tinggi se-Sulawesi. Sementara itu, dalam kegiatan KDMI tahun ini, tim STFT Jaffray Makassar yang terdiri atas Delvi Fransiska, Fajar Gumelar dan Renaldi Rouw sebagai pendebat serta Helber sebagai adjudicator, berhasil menduduki posisi 16 dari 60 universitas dan sekolah-sekolah tinggi se-Sulawesi.

Diharapkan ditahun yang akan datang, STFT Jaffray Makassar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi untuk menghadapi NUDC dan KDMI, sehingga STFT Jaffray Makassar dapat meningkatkan prestasinya di ajang bergengsi ini bahkan tampil sebagai juara, to the glory of God Almighty (FG).

Read 544 times Last modified on Thursday, 03 January 2019 10:45

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

Jl. G. Merapi 103 Makassar, 90114

Sulawesi Selatan, Indonesia

Email: sttjaffraymakassar@gmail.com

Telp. 0411-3624129

Fax. 0411-3629549

Kontak Pascasarjana

Email: pascasarjana.sttj@ymail.com
Telp/Fax. 0411-3619757

© 2019 STT Jaffray Makassar. All Rights Reserved.